Langsung ke konten utama

Pit Jengki Berkoko, Sarungan dan Berpeci

Simbah adalah permulaan dari ayah atau ibu dari orang tua (ortu kandung), namun Simbah juga dapat disandingkan dengan seseorang yang lebih tua dari kita. Jika kita pusing, dah apa sajalah yang penting Simbah panggilannya yes.

Eh, Simbah juga bisa laki-laki ataupun perempuan, disini yang saya maksud adalah Simbah seorang laki-laki saja ya

Setiap adzan berkumandang di salah satu masjid, laki-laki berpeci lengkap dengan sarung dan baju Koko selalu hadir di sebuah masjid ditenggah jalan jronjongan. Di usianya yang sudah tak muda lagi, beliau masih kuat menjaga keseimbangannya menaiki sepeda jengki hitam yang selalu menemani untuk memenuhi panggilan di Masjid itu.

Masa mudanya sudah beliau habiskan untuk membesarkan putra putrinya dan di usia yang saat ini, beliau masih tetap mampu menyiapkan minum ataupun konco minum saben hari Jum'at, pokoknya yang beliau punya apa. mantep deh Simbah ini.

Beberapa hari silam beliau sedang diberi cobaan oleh Allah SWT, harus menjalani sebuah oprasi disalah satu rumah sakit bagian Timur Kabupaten Sleman. 

Hari-hari saat ini beliau gunakan untuk pemulihan kesehatannya, walaupun dalam kondisi yang seperti diatas, ternyata ditempat ia duduk terdapat sebuah Al-Qur'an serta buku kecil tertulis Dzikir Pagi dan Sore.

Semangat luar biasa seorang Simbah (sesepuh) dilingkungan itu sangat luar biasa, ilmu kebiasaan yang menjadikan cambuk bagiku untuk lebih dekat kembali dengan sang Maha Luar Biasa. Bagaimana Al Qur'an selalu ada di meja ia duduk dalam kondisi pemulihan dan usia yang sudah tak muda lagi. 

Terimakasih sedikit obrolan sore itu walau hanya singkat, semoga segera pulih Mbah dan saya bisa melihat serta berjumpa Simbah naik pit jengki menuju masjid di tenggah jalan jronjongan itu.

Oo iya, Simbah senang bisa melihat Dzaki sore itu, karena Simbah ini belum sempat melihat dan menjenguk dzaki. Dek Dzaki juga sempat didoain Simbah, putih lemu koyo pak madi "tutur Simbah sore itu" yang kita buru buru pulang karena mendung sangat mengelayut.

Foto ini akan saya simpan saja untukku dan tiba saatnya nanti mohon izin saya naikkan untuk menemani tulisan singkat ini 

31 Oktober 2021 
Senang berjumpa, bercengkrama dan ternyata teman kerja Simbah adalah pak Lik saya sendiri.


Postingan populer dari blog ini

Bermain di Saat Usia Tak Muda Lagi

sejukkan hati, pikiran, keyakinan dan kenyataan Disaat era digital informasi dengan cepat akan tersebar luas dan disinilah peran manusia untuk mengendalikan sisi baik akan arus digital tersebut. Coba bayangkan, "jal bayangke disik ojo dilanjutkan membacanya, inget jangan buru buru lanjut baca" , wis rung? Nek uwis gek kathok'an ro klamben yaa, anduk'an ampun kesupen njeh . Siapa yang dulunya tahu bukit yang ditambang masyarakat bakal menjadi tujuan wisata diwilayah Prambanan. Coba tebak? Apa namanya tempat itu? Yak, betul anda benar. Loh, padahal sik lagi mbaca iki blm jawab silak kesusu lanjutin . Ngaku wae.... Tak hanya itu saja, namun Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat ini begitu banyak tempat wisata yang dulunya tersembunyi namun bisa begitu mudah dikenal dengan cepat oleh anak muda dan keluarga, hal tersebut tak lepas atas dukungan era digital. Sik maune tuku cilok ndadak ke warung, sekarang tingal pencet sudah  nyeprot. Hahahaaa... Disaat berkunjung...

Kembali Menulis Dikala Ramadhan 2024

Perenungan hebat dibalik ruang yang gelap hari ini. Pagi ini adalah hari Jum'at dan tepat hari ini adalah hari Jum'at sebelum memasuki moment Ramadhan ditahun 2024. Tak terasa lagi Minggu depan sudah memasuki awal bulan Ramadhan, bulan yang penuh kemuliaan dan penuh Maghfiroh. Harapan besar umat Muslim adalah bertemu dari awal dan sampai akhir bulan Ramadhan, namun yang tak kalah penting adalah bisa memanfaatkan bulan Ramadhan ini untuk mengumpulkan ibadah-ibadah Sunnah ataupun wajib. Sudah sekian lama jari ini tidak menuliskan sebuah moment-moment, semangat itu luntur lantaran file sebuah perjalanan dipedalaman Kalimantan hilang tidak bisa dikembalikan. Namun, pada hari ini harapan besar itu muncul supaya dapat menari kembali jari jari ini dengan sebuah catatan. Catatan yang mungkin tidak berguna untuk semua.  Melihat sebuah kesempatan yang tidak akan datang dua kali, maka dengan Bismillahirrahmanirrahim mari kita catatkan moment-moment dibulan Ramadhan 2024 ini. Sebelum memas...

Pa, Aku Demam Besok Sekolah Ya...

Malam ini sepulang dari berjelajah Jogja saya memberi makan kambing yang sudah berteriak karena masih kelaparan. Satu karung rumput habis dilahap oleh sepuluh ekor kambing didalam kandang.  Selesainya bergegas bersih bersih badan dan ternyata si bocil masih belum tidur. Jam sudah menunjukkan  pukul sembilan malam, si bocil ngumpet didalam selimut tanpa kelihatan sehelai rambut pun. Dalam hati pasti ngajak becanda ini bocil. Mencoba menanggapi becandaan bocil dengan saya bicara, ma zaki dimana ma? Kok gak ada? Baru main sama karin, ira atau papan ma? Tak cari dia kerumahnya ya...  Suara kecil muncul dari balik selimut itu, dan dibuka lah selimut dari tubuhnya sambil menutupi keningnya.  Terlihat warna putih tidak dapat di tutup oleh tangan kecilnya. Ya, masih kelihatan. Pa.... Aku panas, lantas ku dekati tidurnya sambil memijat kaki perlahan. Saya sendiri biasa kalau demam rasanya kaki pegal dan perlu pijatan.  Sambil ku pijat dan elus kepala, bocil c...