Langsung ke konten utama

Penjelajahan Penegak Pramuka Prambanan (P4)


       (Prambanan, 2015) Guna mengisi libur sekolah pada Minggu ke dua di bulan Maret, serta guna mempertebal kekuatan fisik maupun mental anak muda zaman sekarang dan memperkenalkan alam yang dimiliki oleh Prambanan Sleman, DKR Prambanan dan Saka Bhayangkara Jonggrang mengadakan event perjalanan penegak,dengan rute SMA N 1 Prambanan menuju Puncak Dawang Sari yang berada di ujung timur Daerah Istimewa Yogyakarta. Target sasarannya adalah pramuka penegak di Sleman timur dan Alhamdulillah di ikuti siswa-siswi dari SMA N 1 Prambanan Sleman, SMK Nasional Berbah serta SMK YPKK Sleman.
Beberapa peserta yang sudah hadir

      Pada Senin sore tepat pukul 16.00 WIB para peserta sudah mulai mempersiapkan diri dan berbondong-bondong menuju titik start di SMA N 1 Prambanan Sleman atau juga SMA VIGARA. Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, para anggota pramuka penegak ini langsung menyesuaikan arahan dari koordinator. Mulai dari mengecek barang bawaan, permainan kecil, ibadah dsb.
      Tepat pukul 20.35 perjalanan pun kita mulai dengan rute yang telah ditentukan dan kelompok yang sudah dibagi. Walaupun malam beserta mendung yang mengelayut pada malam itu tapi tidak menyurutkan niat para peserta untuk melakukan penjelajahan dan klimaksnya setelah melakukan perjalanan sekitar 5 kilometer hujan yang begitu deras yang disertai angin dan petir menguyur wilayah Prambanan, akhirnya diputuskan untuk transit di emperan rumah-rumah warga dan salah satu kerabat kak Endah, karena cuaca yang begitu ekstrim dan sesekali petir menyambar dengan pletikan orange yang begitu besar. Hampir dua jam kami menunggu hingga cuaca kondusif akan tetapi hal tersebut tak kunjung tiba. Akhirnya seluruh peserta harus di evakuasi dengan kendaraan roda empat.
Walaupun acara ini ide dan inisiatif dakdakan, persiapan hanya dua hari, alhamdulillah berhasil dilaksanakan dengan hampir 30 peserta dan di akhir acara tepat pukul 08.20 WIB pada hari Selasa 10 Maret 2015 tidak terjadi kejadian yang tidak di inginkan.
                                       
Sesampainya di puncak pagi itu

Postingan populer dari blog ini

Bermain di Saat Usia Tak Muda Lagi

sejukkan hati, pikiran, keyakinan dan kenyataan Disaat era digital informasi dengan cepat akan tersebar luas dan disinilah peran manusia untuk mengendalikan sisi baik akan arus digital tersebut. Coba bayangkan, "jal bayangke disik ojo dilanjutkan membacanya, inget jangan buru buru lanjut baca" , wis rung? Nek uwis gek kathok'an ro klamben yaa, anduk'an ampun kesupen njeh . Siapa yang dulunya tahu bukit yang ditambang masyarakat bakal menjadi tujuan wisata diwilayah Prambanan. Coba tebak? Apa namanya tempat itu? Yak, betul anda benar. Loh, padahal sik lagi mbaca iki blm jawab silak kesusu lanjutin . Ngaku wae.... Tak hanya itu saja, namun Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat ini begitu banyak tempat wisata yang dulunya tersembunyi namun bisa begitu mudah dikenal dengan cepat oleh anak muda dan keluarga, hal tersebut tak lepas atas dukungan era digital. Sik maune tuku cilok ndadak ke warung, sekarang tingal pencet sudah  nyeprot. Hahahaaa... Disaat berkunjung...

Kembali Menulis Dikala Ramadhan 2024

Perenungan hebat dibalik ruang yang gelap hari ini. Pagi ini adalah hari Jum'at dan tepat hari ini adalah hari Jum'at sebelum memasuki moment Ramadhan ditahun 2024. Tak terasa lagi Minggu depan sudah memasuki awal bulan Ramadhan, bulan yang penuh kemuliaan dan penuh Maghfiroh. Harapan besar umat Muslim adalah bertemu dari awal dan sampai akhir bulan Ramadhan, namun yang tak kalah penting adalah bisa memanfaatkan bulan Ramadhan ini untuk mengumpulkan ibadah-ibadah Sunnah ataupun wajib. Sudah sekian lama jari ini tidak menuliskan sebuah moment-moment, semangat itu luntur lantaran file sebuah perjalanan dipedalaman Kalimantan hilang tidak bisa dikembalikan. Namun, pada hari ini harapan besar itu muncul supaya dapat menari kembali jari jari ini dengan sebuah catatan. Catatan yang mungkin tidak berguna untuk semua.  Melihat sebuah kesempatan yang tidak akan datang dua kali, maka dengan Bismillahirrahmanirrahim mari kita catatkan moment-moment dibulan Ramadhan 2024 ini. Sebelum memas...

Pa, Aku Demam Besok Sekolah Ya...

Malam ini sepulang dari berjelajah Jogja saya memberi makan kambing yang sudah berteriak karena masih kelaparan. Satu karung rumput habis dilahap oleh sepuluh ekor kambing didalam kandang.  Selesainya bergegas bersih bersih badan dan ternyata si bocil masih belum tidur. Jam sudah menunjukkan  pukul sembilan malam, si bocil ngumpet didalam selimut tanpa kelihatan sehelai rambut pun. Dalam hati pasti ngajak becanda ini bocil. Mencoba menanggapi becandaan bocil dengan saya bicara, ma zaki dimana ma? Kok gak ada? Baru main sama karin, ira atau papan ma? Tak cari dia kerumahnya ya...  Suara kecil muncul dari balik selimut itu, dan dibuka lah selimut dari tubuhnya sambil menutupi keningnya.  Terlihat warna putih tidak dapat di tutup oleh tangan kecilnya. Ya, masih kelihatan. Pa.... Aku panas, lantas ku dekati tidurnya sambil memijat kaki perlahan. Saya sendiri biasa kalau demam rasanya kaki pegal dan perlu pijatan.  Sambil ku pijat dan elus kepala, bocil c...