Langsung ke konten utama

Setengah Tahun Nafas dan Nikmat Dunia Si Ken

Perjalanan mengelilingi pulau Sumba, NTT memiliki cerita tersendiri, baik dari sisi keindahan alam ataupun budaya yang ada di adat Sumba bahkan cerita teman satu team. Sebut saja perjalanan dari Sumba Barat menuju ke sebuah pantai yang sekaligus terdapat sebuah danau. 

Lika-liku jalan aspal jalur Pantura ala Sumba itu begitu mempesona, sepanjang jalan hanya berjarak kurang dari lima meter sudah hamparan laut dengan air yang begitu bersih, jernih dan biru mempesona. Namun rasa was was dengan hal tidak diinginkan pasti terfikir dalam benak.. 

Tak hanya itu, perjalanan dari Sumba Barat menuju ke Sumba Timur pun tak kalah mempesona dengan hamparan bukit yang sama dengan film anak anak teletubies. 

Namun ada subuah cerita dari salah satu rekan yang kala itu sepulang dari Sumba, Allah memberi sebuah putra dari pasangan(keluarga kecil). Tatkala mendengar hal itu, terfikir dalam benak semoga nantinya bakal menular ke saya. Karena di sini (Sumba,red) setiap hari hidangan yang disediakan pasti dengan ikan laut. Kita tahu bagaimana kualitas ikan laut untuk kesehatan kita yups hehee...
Puji syukur karunia Sang Maha Agung memberikan hal yang sama selang beberapa bulan, dan saat ini tepat berusia setenggah tahun sang buah hati. Rasa syukur yang tak terhingga ketika keluarga kecil dikaruniai momongan dengan sehat semuanya, tumbuh kembang yang luar biasa dan pastinya memiliki harapan baik untuk sang kecil ini.

Saat ini tinggal bagaimana membentuk si anak dengan pendampingan dan pemahaman dari lingkup kecil sampai lingkup yang meluas. Sang buah hati yang nantinya jika sesuai alur akan memberikan kebaikan untuk kedua orang tua menuju surganya Allah. 

Disela kesibukan yang sebenarnya tak terduga ini, semoga masih bisa memberikan alur serta sistem kehidupan untuk bekal tumbuh dewasa nantinya. Memang berat, apalagi ketika kedua orang tua juga memiliki tanggung jawab bekerja semua. Mudah mudahan Allah menguatkan, namun jika memang sudah tidak mampu, Allah pasti punya rencana baik untuk kita membersamai sang buah hati sampai akhirnya alur kehidupan satu visi dan misi untuk dunia akhirat.

Selamat tumbuh kembang nak, maafkan kami yang masih berusaha untuk bisa mendampingi dan selalu ada dalam tumbuh kembang menuju akhir nanti. Semoga nantinya kita bersama bisa mengunjungi indahnya Baitullah dan Sumba, Bali dan Kalimantan. Tempat dimana banyak story yang tak bisa dilupakan. 

Postingan populer dari blog ini

Bermain di Saat Usia Tak Muda Lagi

sejukkan hati, pikiran, keyakinan dan kenyataan Disaat era digital informasi dengan cepat akan tersebar luas dan disinilah peran manusia untuk mengendalikan sisi baik akan arus digital tersebut. Coba bayangkan, "jal bayangke disik ojo dilanjutkan membacanya, inget jangan buru buru lanjut baca" , wis rung? Nek uwis gek kathok'an ro klamben yaa, anduk'an ampun kesupen njeh . Siapa yang dulunya tahu bukit yang ditambang masyarakat bakal menjadi tujuan wisata diwilayah Prambanan. Coba tebak? Apa namanya tempat itu? Yak, betul anda benar. Loh, padahal sik lagi mbaca iki blm jawab silak kesusu lanjutin . Ngaku wae.... Tak hanya itu saja, namun Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat ini begitu banyak tempat wisata yang dulunya tersembunyi namun bisa begitu mudah dikenal dengan cepat oleh anak muda dan keluarga, hal tersebut tak lepas atas dukungan era digital. Sik maune tuku cilok ndadak ke warung, sekarang tingal pencet sudah  nyeprot. Hahahaaa... Disaat berkunjung...

Kembali Menulis Dikala Ramadhan 2024

Perenungan hebat dibalik ruang yang gelap hari ini. Pagi ini adalah hari Jum'at dan tepat hari ini adalah hari Jum'at sebelum memasuki moment Ramadhan ditahun 2024. Tak terasa lagi Minggu depan sudah memasuki awal bulan Ramadhan, bulan yang penuh kemuliaan dan penuh Maghfiroh. Harapan besar umat Muslim adalah bertemu dari awal dan sampai akhir bulan Ramadhan, namun yang tak kalah penting adalah bisa memanfaatkan bulan Ramadhan ini untuk mengumpulkan ibadah-ibadah Sunnah ataupun wajib. Sudah sekian lama jari ini tidak menuliskan sebuah moment-moment, semangat itu luntur lantaran file sebuah perjalanan dipedalaman Kalimantan hilang tidak bisa dikembalikan. Namun, pada hari ini harapan besar itu muncul supaya dapat menari kembali jari jari ini dengan sebuah catatan. Catatan yang mungkin tidak berguna untuk semua.  Melihat sebuah kesempatan yang tidak akan datang dua kali, maka dengan Bismillahirrahmanirrahim mari kita catatkan moment-moment dibulan Ramadhan 2024 ini. Sebelum memas...

Pa, Aku Demam Besok Sekolah Ya...

Malam ini sepulang dari berjelajah Jogja saya memberi makan kambing yang sudah berteriak karena masih kelaparan. Satu karung rumput habis dilahap oleh sepuluh ekor kambing didalam kandang.  Selesainya bergegas bersih bersih badan dan ternyata si bocil masih belum tidur. Jam sudah menunjukkan  pukul sembilan malam, si bocil ngumpet didalam selimut tanpa kelihatan sehelai rambut pun. Dalam hati pasti ngajak becanda ini bocil. Mencoba menanggapi becandaan bocil dengan saya bicara, ma zaki dimana ma? Kok gak ada? Baru main sama karin, ira atau papan ma? Tak cari dia kerumahnya ya...  Suara kecil muncul dari balik selimut itu, dan dibuka lah selimut dari tubuhnya sambil menutupi keningnya.  Terlihat warna putih tidak dapat di tutup oleh tangan kecilnya. Ya, masih kelihatan. Pa.... Aku panas, lantas ku dekati tidurnya sambil memijat kaki perlahan. Saya sendiri biasa kalau demam rasanya kaki pegal dan perlu pijatan.  Sambil ku pijat dan elus kepala, bocil c...