Langsung ke konten utama

Ngopi Tenang di Pinggir Sungai



Yogyakarta salah satu Provinsi yang sangat geliat dengan dunia kopi, tak cukup jika wisata kopi dalam waktu sehari saja. Pagi ini lidah sangat rindu dengan asupan kopi V60 dan kali pertama mencoba sebuah warung kopi ditengah Kecamatan Depok Sleman.

Pagi yang sejuk tanpa ada matahari muncul sangat mendukung suasana tempat ini, suara musik yang disajikan tak menutup suara lainnya yaitu gemercik air aliran sungai disampingnya. Unik sih tempatnya. keunikan itu muncul karena bener-bener jauh dari suara bising jalanan walau kita tahu bahwa Depok ini begitu padat. Kepadatan tersebut tak lain karena memang Depok berbatasan dengan kota dan kampus pun juga lumayan.

Sungai Sawah dan Kopi

Nah, keunikannya ini warung benar-benar berada di samping sungai, naruh barang di pagar bisa-bisa jatuh ke sungai hehehe..

oh iya, ini warung buka dari pagi gaes, dari jam 09.00-24.00. nah, bagi yang ingin dan suka suasana pagi yang tenang, disini lumayan rekomendasi. Saat pagi hari ini saya datang pukul 10.30 suasanya luarbiasa cukup tenang didukung suara musik dan gemercik air, wush tak hanya itu saja namun pagi ini para petani juga membuat suara indah dengan memukul patok disamping sungai.


Inspirasi ditempat tenang sejuk dan kopi
Untuk masalah hargapun juga sangat mendukung, menu kopi juga lumayan didukung snack tanpa makan besar. Unik juga, disini bisa nyeduh sendiri, bagi yang mau belajar seduh manual brew bisa juga. jadi mas atau mbak barista akan membimbing kita buat belajar bikin kopi. Nah cocok tu but para kaum hawa, biar besok kalau sudah rumah tangga bisa bikinin kopi sang suami. hehehe

Sudut Oksigencoffee

eh pada penasaran dimana cerita ini dibuat? yups Kedai ini bernama oksigencoffee, silahkan gaes serch di instagramnya yaa, lokasi hanya barat Stadion Maguwoharjo Sleman dan tak jauh dari Embung Tambak Boyo, jadi setelah ngopi bisa joging atau sebaliknya lho. Oh iya ternyata disini da wifinya juga gaes, keren-keren...

ditulis dipinggir sungai @rm.anton @infowarungkopi
050118

Postingan populer dari blog ini

Bermain di Saat Usia Tak Muda Lagi

sejukkan hati, pikiran, keyakinan dan kenyataan Disaat era digital informasi dengan cepat akan tersebar luas dan disinilah peran manusia untuk mengendalikan sisi baik akan arus digital tersebut. Coba bayangkan, "jal bayangke disik ojo dilanjutkan membacanya, inget jangan buru buru lanjut baca" , wis rung? Nek uwis gek kathok'an ro klamben yaa, anduk'an ampun kesupen njeh . Siapa yang dulunya tahu bukit yang ditambang masyarakat bakal menjadi tujuan wisata diwilayah Prambanan. Coba tebak? Apa namanya tempat itu? Yak, betul anda benar. Loh, padahal sik lagi mbaca iki blm jawab silak kesusu lanjutin . Ngaku wae.... Tak hanya itu saja, namun Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat ini begitu banyak tempat wisata yang dulunya tersembunyi namun bisa begitu mudah dikenal dengan cepat oleh anak muda dan keluarga, hal tersebut tak lepas atas dukungan era digital. Sik maune tuku cilok ndadak ke warung, sekarang tingal pencet sudah  nyeprot. Hahahaaa... Disaat berkunjung...

Kembali Menulis Dikala Ramadhan 2024

Perenungan hebat dibalik ruang yang gelap hari ini. Pagi ini adalah hari Jum'at dan tepat hari ini adalah hari Jum'at sebelum memasuki moment Ramadhan ditahun 2024. Tak terasa lagi Minggu depan sudah memasuki awal bulan Ramadhan, bulan yang penuh kemuliaan dan penuh Maghfiroh. Harapan besar umat Muslim adalah bertemu dari awal dan sampai akhir bulan Ramadhan, namun yang tak kalah penting adalah bisa memanfaatkan bulan Ramadhan ini untuk mengumpulkan ibadah-ibadah Sunnah ataupun wajib. Sudah sekian lama jari ini tidak menuliskan sebuah moment-moment, semangat itu luntur lantaran file sebuah perjalanan dipedalaman Kalimantan hilang tidak bisa dikembalikan. Namun, pada hari ini harapan besar itu muncul supaya dapat menari kembali jari jari ini dengan sebuah catatan. Catatan yang mungkin tidak berguna untuk semua.  Melihat sebuah kesempatan yang tidak akan datang dua kali, maka dengan Bismillahirrahmanirrahim mari kita catatkan moment-moment dibulan Ramadhan 2024 ini. Sebelum memas...

Pa, Aku Demam Besok Sekolah Ya...

Malam ini sepulang dari berjelajah Jogja saya memberi makan kambing yang sudah berteriak karena masih kelaparan. Satu karung rumput habis dilahap oleh sepuluh ekor kambing didalam kandang.  Selesainya bergegas bersih bersih badan dan ternyata si bocil masih belum tidur. Jam sudah menunjukkan  pukul sembilan malam, si bocil ngumpet didalam selimut tanpa kelihatan sehelai rambut pun. Dalam hati pasti ngajak becanda ini bocil. Mencoba menanggapi becandaan bocil dengan saya bicara, ma zaki dimana ma? Kok gak ada? Baru main sama karin, ira atau papan ma? Tak cari dia kerumahnya ya...  Suara kecil muncul dari balik selimut itu, dan dibuka lah selimut dari tubuhnya sambil menutupi keningnya.  Terlihat warna putih tidak dapat di tutup oleh tangan kecilnya. Ya, masih kelihatan. Pa.... Aku panas, lantas ku dekati tidurnya sambil memijat kaki perlahan. Saya sendiri biasa kalau demam rasanya kaki pegal dan perlu pijatan.  Sambil ku pijat dan elus kepala, bocil c...